Bahaya Memberi Pakan Pelet Pada Ikan Cupang

Mungkin banyak orang belum tahu bahwa ikan cupang atau betta mempunyai kelebihan khusus selain warna yang menarik yakni kemampuannya bertahan hidup. Bahkan ada anggota komunitas yang bilang ikan cupang mampu hidup selama seminggu tanpa adanya makanan yang dimakan.

Tapi tentu hal tersebut mempunyai efek buruk pada ikan betta yakni hilangnya bagian ekor karena habis termakan untuk bertahan hidup.

Pakan Pelet Untuk Ikan Cupang

pelet-ikan-cupang-crystal

Dari berbagai pilihan makanan tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pada dasarnya pakan terbaik untuk ikan cupang berupa makanan hidup seperti cacing darah, jentik nyamuk dan kutu air.

Namun tentu saja pakan hidup tidak selalu ada, walaupun sebenarnya pakan juga bisa dikembang biakkan. Sehingga banyak para breeder yang memilih jalan pintas yakni memberi pakan pelet halus pada ikan cupang.

Pakan Pelet Ikan Cupang Yang Baik

Banyak yang menduga semua jenis pelet dapat diberikan pada ikan cupang, Namun hal tersebut tentu tidak benar. Dari segi ukuran ikan cupang yang kecil akan sangat beresiko jika memberikan jenis pelet ikan lele yang mempunyai tekstur keras dan besar.

Selain mulut ikan betta tidak muat memakan semua bagian pelet, sisa pelet akan mengotori dasar kolam dan meninggalkan bekas serta membuat aquarium menjadi keruh.

Jenis pelet terbaik untuk ikan cupang ada baiknya memilih yang berukuran kecil seperti pelet crystal yang telah terbukti mampu membuat corak ikan menjadi lebih indah dan menarik.

Resiko Memberi Pakan Pelet Pada Ikan Cupang

Makanan utama dan alami betta ialah pakan hidup yang berukuran kecil, lalu apakah pengaruh memberi pelet secara terus menerus pada ikan cupang?. Tentu hal tersebut berpengaruh, selain ikan menjadi kurang agresif ternyata terlalu sering memberi pakan pelet bisa membuat cupang menjadi stres.

Jadi ada baiknya untuk segera mengganti makanan ikan cupang jenis hidup. Berikut ini adalah beberapa bahaya lainnya jika sering memberi ikan cupang pakan pelet :

  1. Tenaga yang dikeluarkan loyo atau kurang agresif,
  2. Stres yang berkepanjangan.
  3. Warna yang kurang mencolok dan menarik,
  4. Rawan terkena serangan penyakit.
  5. Dapat menyebabkan ikan terkena serangan jamur dan sisik nanas.
  6. Bulu ekor rontok,
  7. Air menjadi keruh / kurang bersih.
  8. Kualitas air (PH) menjadi rendah,
  9. Kadar Nitrat dan Amonia menjadi sangat tinggi.
  10. Gangguan Pencernaan,
  11. Pertumbuhan AlgaeĀ  Berlebih.

Cara Memberikan Pakan Pelet Pada Ikan Cupang

Setelah mengetahui bahaya serta jenis pelet terbaik untuk ikan cupang, mungkin ini merupakan sedikit tips agar dapat meminimalisir dampak dari pemberian pelet pada ikan cupang.

  1. Memberi Pelet Hanya Saat Terdesak

Karena resikonya yang sangat banyak, mungkin pecinta cupang akan berpikir dua kali untuk memberikan pelet pada ikan kesayangannya. Jadi ada baiknya jika merasa masih ada waktu dan tahu tempat jual beli khusus ikan hias, bisa membeli cacing darah.

Hampir seluruh took ikan hias menjual cacing darah karena pakan ini sangat digemari oleh berbagai jenis ikan berukuran kecil salah satunya cupang.

  1. Memberi Sesuai Takaran

Untuk meminimalisir agar tidak meninggalkan sisa pelet yang tidak termakan sebaiknya memberi takaran sesuai jumlah ikan dalam aquarium.

Jika terlanjur berlebih maka segera angkat sisa pelet dari aquarium, serta usahakan pelet tidak melunak karena dapat menyebabkan aquarium menjadi keruh dan kurang sehat bagi kesehatan ikan.

  1. Memberi Pakan Pelet Berukuran Kecil

Gunakan hanya pelet khusus untuk ikan hias berjenis kecil. Untuk hal ini bisa dikonsultasikan dengan penjual pakan ikan karena banyak jenis dan macamnya.

Tanyakan juga tentang apa saja efek pelet tersebut bagi ikan betta , apakah membuat corak warna menjadi lebih terang ataukah menjadikan cupang semakin giras dan agresif.

 

Apakah Artikel Ini Berguna ?

Tekan pada gambar bintang

Rata rata penilaian / 5. Jumlah vote :

Terima sudah memberi ulasan terbaik

Share ke media sosial untuk berbagi informasi

Last Update

Leave a Comment

error: Content is protected !!