Cara Budidaya Kalkun

Kalkun merupakan tipe unggas penghasil daging terbaik. Pemilik ternak biasanya budidaya kalkun untuk memperoleh dagingnya. Ukuran yang besar menjadikannya punya daging extra banyak daripada ayam.

Bahkan berdasarkan penelitian dipercaya bahwa kalku memiliki ukuranĀ  mencapai 3-4 kali lipat dari ayam. Daging kalkun juga memiliki cita rasa yang extra lezat. Teksturnya cukup alot tidak berbeda daging sapi.

Cara Budidaya Kalkun Cepat Untung

ayam-kalkun

Budidaya ayam satu ini tidak teramat sulit mengenali unggas satu ini memiliki sistem imunitas dan antibiotik tubuh yang tinggi. Kalkun sangat sulit terjangkit penyakit dengan tenaga berkawinnya juga intensitas yang termasuk tinggi.

Seekor kalkun jantan mampu melakukan perkawinan untuk banyak betina, jadi sebaiknya siapkan 3 sampai 5 ekor betina di dalam kandang untuk per ekor pejantan.

Cara Mengawinkan Ayam Kalkun Agar Cepat Bertelur

Sebaiknya siapkan kandang umbaran yang luas sebagai tempat perkawinan atau penjodohan kalkun. Kandang tak harus dibuat secara khusus, melainkan bisa menggunakan kandang umumnya digunakan oleh para kalkun. Sebaiknya tempatkan kandang pada area rindang penuh dengan pepohonan. Selain untuk memberi udara segar, kondisi yang tidak teramat panas dapat meningkatkan intensitas perkawinan. Tambahkan makanan dan minuman yang sesuai ke dalam kandang tersebut sebagai sumber kemampuan.

Kriteria Kandang Ideal untuk Beternak Kalkun

  1. Kandang bebas atau jauh dari gangguan binatang pengganggu atau predator
  2. Kebersihan kandang wajib terjaga dan usahakan terkena sinar matahari pada waktu pagi hari.
  3. Usahakan ukuran luasnya dapat menampung sampai 6 ekor kalkun dewasa beserta wadah pakan dan minumnya

Selanjutnya masukkan seekor pejantan dan 3-5 betina yang telah siap kawin ke dalam kandang. Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan pejantan. Untuk satu kandang ada baiknya hanya di isi satu pejantan, hal tersebut sebagai langkah antisipasi berjaga-jaga agar tidak berkelahi.

Dalam kondisi siap kawin biasanya pergerakan akan menjadi sangat agresif sehingga bisa saja melawan kalkun lain yang mencoba mengusik. Untuk hal tersebutlah ada baiknya menyediakan betina siap kawin lebih dari se ekor di dalam kandang.

Proses Penjodohan Kalkun Jantan dan Betina

budidaya-kalkun-cepat-untung

Pada situasi birahi, biasnya pejantan akan membuka bulu di tubuh untuk memikat perhatian betina. Kalkun tadi masih terlihat lebih gemuk daripada umumnya dengan bagian bulu ekor yang berdiri.

Lalu pejantan akan mulai mendekati betina yang disenangi sambil melakukan gerakan di dekatnya. Betina dapat menunjukkan rasa terpikat lalu akan menundukkan tubuhnya. Setelah itu,pejantan akan menaiki tubuh betina dalam melakukan perkawinan.

Kalkun memasukin usia siap kawin ketika berusia 6 bulan, dan untuk perkawinannya dapat dikerjakan secara alami atau dengan bantuan manusia. Kalkun jantan siap kawin ditandai dengan beberapa ciri selalu mengejar betina dan sering beradu dengan pejantan lain. Untuk Kalkun teramat galak dan kerap beradu perlu dipisah dalam kandang yang tidak sama.

Pada pasangan kalkun yang ukuran badannya mirip, perkawinan tidak sulit dikerjakan. Tetapi ketika perkawinan tetap wajib turut mengamati apakah terjadi ketidak-wajaran. Jika sudah selesai proses kawin, betina dapat kita beri tanda pita pada bagian sebelah kaki.

Demikian seterusnya sampai semua betina sudah dibuahiĀ  oleh pejantan. Dengan tanda pita tersebut kita bisa membedakan antara telur yang bisa menetas dan telur buat olahan.

Kadang memiliki pejantan berbadan besar namun hendak kita kawinkan dengan betina muda. Perbedaan tubuh dapat menimbulkan masalah dalam perkawinan. Proses kawin kalkun umumnya memposisikan pejantan di sebelah atas dan akan menindih sambil mencengkeram betina dengan kuku.

Umumnya betina akan kewalahan dan bagian bulunya akan jadi rusak. Untuk itu, perkawinan wajib dibantu secara manual. Caranya, kita memegangi betina dan mengamankan badannya dari jangkauan cakar pejantan. Selanjutnya tinggal dipisahkan keduanya agar tidak melakukan perkawinan tanpa pengawasan dari kita.

Mengembalikan Stamina Kawin Pejantan Kalkun

mengawinkan-ayam-kalkun

Faktanya kalkun merupakan unggas yang mempunyai hasrat tinggi dalam melakukan perkawinan. Bahkan dalam sehari pejantan dapat melakukannya berkali-kali. Tapi kadang kalkun juga bisa kehilangan birahi atau nafsu melakukan perkawinan.

Untuk menanganinya bisa memberikankan jamu kuat yang umum diminum oleh manusia tetapi dikurangi dosisnya. Berikan jamu dengan menggunakan cara diminumkan dan tunggu keesokan harinya pasti kalkun bakal balik prima seperti umumnya.

Jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan share ke teman teman anda

Leave a Comment