Cara Memelihara Ikan Platy

Ikan platy populer karena pola warnanya cerah, indah, dan mudah berkawin baik. Reputasi itu membuatnya sebagai satu dari sekian kesukaan yang dikembangkan aquarist di aquascape.

Bahkan jenis ini pun kerap dibidik sebagai usaha atau urusan ekonomi. Harga pasarannya memang cukup menarik. Permintaannya juga stabil.

Mengenal Lebih Dekat Dengan Ikan Platy

menjodohkan-ikan-platy

Platy termasuk hewan beranak yakni membawa telurnya di dalam tubuh, lalu melahirkannya dalam bentuk utuh. Rata-rata ikan platy berukuran 4-6 cm. Platy betina umumnya lebih gede dari jantan.

Memiliki tubuh gemuk, pendek, sirip ekornya lebar dan kuat. Sementara pejantan mempunyai sirip anal yang tapak dimodifikasi menjadi seperti tabung (gonopodium).

Ada beberapa lusin variasi warna ikan, sehingga membutuhkan waktu yang sudah lama dan postingan panjang untuk mendeksripsikannya satu per satu. Kadang platy pun mirip dengan swordtail atau ikan pedang akuarium.

Lebih-lebih sangat suka tipikal air akuarium yang sama. Adapun harapan hidupnya berkisar 3-4 tahun.

Habitat Asli

Makhluk beragam warna itu mendiami perairan di kawasan amerika utara, tengah, dan selatan. Pada 1907, untuk pertama kalinya ikan ini dibawa dari guatemala, meksiko selatan lalu ke kawasan eropa.

Jenis ini menghuni hilir sungai, yang airnya mengalir menuju ke samudra atlantik. Penampilannya masih terlihat berwarna ochrous, atau paduan cokelat dan kuning.

Lalu di depan sirip ekornya terdapat dua bintik hitam. Namun ikan platy zaman kiwari mempunyai pola warna dan sirip yang extra bervariasi.

Cara Memelihara di Akuarium

Ukuran akuarium yang dianjurkan yakni 13 us gallons atau sekitar 50 liter. Semakin besar ukurannya tentu semakin bagus untuk pertumbuhannya.

Kepribadiannya mampu membuat tenang dan terkendali. Namun harap untuk memastikan supaya rasio betina lebih gede. Seekor jantan berbanding dengan 2-3 betina.

Suhu ideal air untuk ikan platy berkisar antara 23-27 derajat celcius, dengan  ph-nya antara 7,1-8,4. Seperti akuarium yang berbeda, kebersihan dan kesejukan air mesti terjaga. Pemelihara mesti merubah sekitar 20% air setiap minggunya.

Air yang ingin dipakai sebagai penggtahan terhadap air lama sebisa mungkin sudah didiamkan dulu sehari semalam. Jika bisa, lakukan penggantian air sebelum jam 10 pagi.

Jika akuariumnya tidak padat, proses aerasi dan penyaringan bisa dilewati .

Ada baiknya untuk menempatkan tanaman air seperti eceng gondok dan hydrilla. Tapi usahakan supaya tanaman tersebut sudah bersih dari rumput serta telur siput yang terkadang masih menempel.

Kesulitan Dalam Memelihara

Pada dasarnya ikan ini merupakan opsi kesukaan dari para perintis atau pun yang telah senior. Secara biaya dan perawatan relatif tidak memberatkan. Penampilannya juga menarik serta menghibur.

Hanya saja, ikan platy bukan contoh induk atau orang tua teladan tetapi kanibal, bahkan tega mengkonsumsi anak-anaknya sendiri. Apalagi kalau menunjukkan rasa tidak cukup makan.

Namun sifat ini memang sudah melekat serta sangat sulit dirubah. Pemilik pun mesti siaga supaya keturunan tidak jadi korban kanibalisme orang tuanya.

Ikan yang Cocok disandingkan di Akuarium

Platy tergolong jenis yang suka ketenangan serta mampu membuat kompatibel dengan ikan yang mempunyai karakter serupa. Apalagi kalau berasal dari keluarga yang sama. Sebut saja ikan guppy, molly.

Ikan pedang jantan memang kadang bergerak aktif serta tidak ramah. terkadang kerap berkelahi demi merebut perhatian para betina. Namun jantan lain dari keluarga yang sama tidak mempunyai karakter demikian. Ada baiknya untuk menghindari kisruh dalam akuarium, harap untuk memastikan supaya jumlah pejantan tidak  dominan.

Makanan Terbaik 

Untuk ikan liar biasanya kerap memburu ganggang dan serangga. Sementara platy dalam akuarium siap melahap apapun serta tidak pilih-pilih makanan.

Hanya saja, harap untuk memastikan untuk memberi komponen sayuran. Entah itu dengan serpihannya langsung, via suplemen, mentimun rebus, bayam rebus, atau labu rebus.

Ganggang liar yang dapat dimakan mempunyai peranan penting. Ganggang tersebut menolong saluran gastroenteric. Kandungan serat nabatinya memang mesti diutamakan. Selain itu pemilik bisa menentukan pakan yang dijual di pasar atau via toko online.

Cara Membedakan Ikan Platy Jantan dan Betina

Ikan platy jantan dan betina mampu membuat mudah dikenali. Betina mempunyai postur lebih gede, gemuk, serta bundar. Dengan bagian kepalanya nampak lebih runcing berikut sirip dubur melebar. Sedangkan warna badannya masih terlihat kurang cerah.

Sementara itu, platy jantan mempunyai sirip dubur yang dimodifikasi menjadi gonopodium. Siripnya masih terlihat tajam dan kecil, dengan bagian punggungnya lebih panjang.

Kepalanya besar, dan warnanya masih terlihat lebih cerah. Pergerakannya pun lebih aktif, karena pejantan suka menarik hati dan memburu para betina.

Cara Menjodohkan Ikan Platy

Tak perlu persiapan khusus dalam melakukan pemijahan. Persiapan yang dibutuhkan hanyalah akuarium nyaman ideal, pejantan, dan betina. Tanaman air yang sesuai rimbun bisa juga menolong mendukung keadaan.

Ikan tersebut akan sampai pada musim reproduktif di usia 5-6 bulan. Induknya akan mengandung selama 1,5 bulan atau lebih. Saat mengandung mesti dipisahkan ke dalam bak khusus.

Pemilik bisa menempatkan sekitar 30-50 induk sekaligus jika akuariumnya besar. Pakannya juga mesti lebih memperhatikan, misalnya dengan memberi jentik nyamuk.

Buah hati ikan ini terhitung lebih sedikit ketimbang jenis lain.  Jumlah yang dikandung sebanyak 15-26 ikan kecil. Ciri kehamilannya nampak dari perutnya yang berubah gemuk.

Lalu ketika kulit perutnya cukup transparan, organ mata nampak berwarna hitam.

Pastikan untuk tidak membiarkan pemijahan di akuarium utama. Sebab juvenil atau bayi ikan justru akan jadi santapan orang tuanya. Lakukan persiapan pada tangki khusus.

Juvenil (anak ikan) platy mengingatkan pada bayi ikan pedang. Perbedaannya baru nampak saat ia berupaya 1-2 minggu. Tubuhnya masih terlihat lebih pendek dan gemuk. Kemudian terdapat dua bintik hitam kecil di setiap sisi sirip ekornya.

Tak perlu risau, perawatan juvenil ini tidaklah kompleks. Apalagi hadir dengan bentuk utuh, ukuran besar, dan siap berenang. Pemelihara bisa memberinya makanan kering, kuning telur, atau kemusimn pakan  khusus.

Di minggu-minggu pertama, bisa memberi plankton dan infusoria. Lalu di pekan ke-2, bisa menyuapinya dengan kutu air atau cacing.

Jika terdapat perbedaan ukuran  yang signifikan, lebih baik pisahkan antara yang bongsor dan  kurus. Hal ini dimaksudkan supaya ikan tersebut tidak terlibat persaingan ketat soal jatah makanan.

Leave a Comment