Cara Menjodohkan Merpati

Cara Menjodohkan Merpati Jantan dan Betina yang Masih Single – Merpati atau burung dara termasuk dalam famili Columbidae atau burung berparuh dari ordo Columbiformes, yang mencakup sekitar 300 spesies burung kerabat pekicau. Merpati adalah burung berbadan gempal dengan leher pendek dan paruh ramping dengan cere berair. Spesies yang umumnya dikenal sebagai “merpati” adalah burung dara karang liar banyak digunakan di kota – kota.

Merpatimembangun sarangnya dari ranting ditempatkan di pepohonan, birai atau tanah tergantung spesiesnya. Burung darabertelur sebanyak satu hingga dua biji,kedua induknya sangat memperhatikan anaknya.

Mereka akan meninggalkan sarangnya setelah anaknya berusia 7 – 28 hari. Makanan merpati berupa biji – bijian, buah – buahan dan tanaman. Saat anda baru memiliki burung dara, tentu saja anda ingin agar  jinak dan setia pada pasangannya.

Langkah Sebelum Menjodohkan Merpati

cara-menjodohkan-burung-merpati

Sebelum anda menjodohkan ikuti langkah – langkah berikut ini dahulu,

  1. Cari dan pilih burung merpati jantan yang sudah dewasa, berancah atau bekur.
  2. Cari burung betina dewasa siap kawin.
  3. Pilihlah merpati yang sehat dan memiliki nafsu makan bagus.
  4. Carilah burung betina yang memiliki warna ketika didekatkan jantan akan dibekuri karena biasanya merpati jantan akan menyukai corak bulu tertentu.
  5. Carilah burung betina yang lenjeh ketika dibekuri jantan dan rajin bertelur.

Cara Menjodohkan Merpati Jantan dan Betina

Setelah anda mengikuti langkah di atas, berikut cara menjodohkan merpati single:

  1. Mandikan pejantan serta betina yang akan dijodohkan setiap pagi hari, Selanjutnya jemur pasangan burung dara secara bersebalahan, namun berbeda kandang.
  2. Lakukan penjemuran selama 4 jam, namun apabila cuaca terasa panas cukup jemur selama 3 jam, Setelah dijemur letakkan sangkar di tempat teduh sambil diberi makan dan minum.
  3. Saat sore hari sekitar pukul 5, berilah burung dara makan dan minum hingga kenyang agar dapat beristirahat dengan nyenyak.
  4. Masukkan kedua merpati ke dalam satu kandang sama kemudian berilah lampu penerangan sebesar 5 watt agar mereka dapat saling berkenalan.
  5. Siapkan kardus bekas yang diberi lubang untuk keluar masuknya udara sebagai tempat perkawinan.
  6. Pada malam hari, masukkan kedua burung dara sepasang tersebut ke dalam kardus bekas agar bisa melakukan perkawinan.
  7. Setelah siang hari pindahkan keduanya pada satu kandang kemudian berilah makan jagung atau kacang hijau serta berilah minum hingga mereka kenyang.
  8.  Masukkan kembali ke dalam kardus merpati setelah merasa kenyang. Lakukan penyekapan dalam kardus selama 3 hari, namun jangan lupa berilah makan minum.
  9. Setelah disekap selama 3 hari, waktunya melakukan percobaan kesetiaan. Masukkan pejantan ke dalam kandang sedangkan betina kita pegang untuk dibekurkan dengan jantan lain.
  10. Kita amati apakah burung pejantan yang kita jodohkan terlihat gelisah ingin terbang lepas dari kandang untuk menghampiri betina?Jika burung pejantan bersikap ingin terbang ke arah betina itu bertanda bahwa burung sudah giring keras dan anda bisa melepaskan dari kandang.
  11. Pastikan saat melepas merpati jantan lepaslah dengan jarak dekat terlebih dahulu biarkan ia hafal dengan jodohnya dengan cara pale atas bawah burung merpati betina agar pejantan mengikutinya.
  12. Lakukan pelepasan pejantan dengan jarak 1 meter terlebih dahulu, apabila pejantan terlihat lebih agresif maka hari berikutnya bisa ditambah jarak tempuhnya.
  13. Apabila keesokan harinya belum bertelur, maka tambah lagi jarak pelepasannya. Namun apabila merpati sudah bertelur maka istirahatkan agar mengerami telurnya.
  14. Biarkan kedua burung dara melakukan pengeraman secara bergiliran agar sang jantan lebih hafal dengan sang betina.
  15. Setelah mengerami telurnya selama satu minggu, maka bersihkan semua telur serta bahan – bahan yang digunakan sebagai sarang. Usahakan saat membersihkan telur dan sarang dilakukan pada malam hari agar merpati tidak stress.
  16. Mandikan merpati pada pagi hari lalu jemurlah seperti langkah 1 – 6 agar tetap sehat, Apabila burung dara sudah giring keras lagi maka latihlah  di lapangan.

Demikian cara menjodohkan merpati yang masih single. Semoga bermanfaat, terima kasih sudah mengunjungi artikel kami!!!

Jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan share ke teman teman anda

Leave a Comment