Ciri – Ciri Kucing Anggora

Anggora ialah ras kucing yang tidak diketahui dari mana asal terbentuknya. Namun beberapa teori mengucapkan bahwa hewan ini berasal dari seekor kucing liar dari Asia, yakni jenis Pallas. Namun teori ini diragukan karena jenis Pallas mempunyai sifat yang berbanding terbalik dengan anggora.

Anggora ialah ras alami yang sangat tua dan salah satu ras tertua di dunia. Berabad-abad lamanya jenis ini mengalami seleksi alam di daerah pegunungan Ankara. Iklimnya yang sedemikian rupa membuat badannya kuat dan bulunya bermetamorfosis panjang.

Mengenal Ciri – Ciri Kucing Anggora Asli

ciri-ciri-kucing-anggora

Untuk mengenal ciri – ciri kucing anggora asli teori lain mengucapkan bahwa anggora berasal dari kucing liar Afrika yang dijinakkan oleh suku Tatar. Keturunan ini terbukti dibawa ke Turki oleh para pedagang mesir pada zaman peradaban Mesir Kuno.

Dari kucing tersebutlah, kemudian anggora berkembangbiak melalui seleksi alam dan perkawinan sedarah di daerah pegunungan yang tertutup.

Anggora ialah hewan dengan ciri istimewa berbulu panjang indah. Hewan piaraan ini mempunyai tubuh dengan badan berotot, panjang, ramping, langsing dan elegan.

Jenis ini mempunyai hidung panjang, kepalanya mempunyai bentuk segitiga, serta telinga panjang, lebar, dan berbentuk segitiga. Ukuran kakinya panjang, badan tinggi, ekornya panjang serta mengembang. Berikut penjelasan tentang ciri dari kucing angora :

Bulu

Kucing anggora memiliki bulu unik. Keunikan bulunya ialah bulu tumbuh sesuai dengan situasi cuaca.

Jika kondisi cuaca musim panas, maka bulunya nampak pendek dan jika kondisi cuaca mengalami musim penghujan/dingin, maka bulunya sangat lebat dan panjang. Selain itu bulu-bulunya sangat lembut seperti sutera inilah salah satu ciri kucing anggora asli.

Kondisi bulu yang cukup unik tersebut menunjukkan bahwa hewan ini cukup cocok diternakkan di Indonesia. Karena dengan pola tumbuh bulu  tersebut membuat hewab tersebut mampu untuk menyesuaikan diri dengan iklim di Indonesia.

Cara Membersihkan Mata Kucing Anggora

Bentuk tubuh

Kucing anggora memiliki tubuh proporsional. Biasanya tubuhnya nampak langsing. Hal ini yang membedakan antara ciri kucing anggora dan persia yang memiliki tubuh gemuk. Berat tubuhnya pun cukup ringan.

Selain itu binatang ini memiliki ukuran badan tidak panjang dan tidak juga pendek. Maka tidak heran jika kucing ini nampak sangat anggun saat berjalan, diberikan lagi dengan gaya jalannya mirip dengan model.

Kepala kucing

Mungkin sekilas bentuk kepalanya sangat mirip kucing lokal. Tapi sebetulnya bentuknya seperti segitiga terbalik dengan sebelah atas kepalanya melebar serta semakin mengerucut ke bagian dagu.

Untuk kucing anggora asli maka bulu pada bagian kepala juga tidak terlalu panjang, jelas tidak sangat mirip kucing persia.

Bentuk telinga

Anggora mempunyai indera pendengaran lumayan lebar pada bagian bawah, serta besar mengerecut ke bagian ujung indera pendengaran seperti segitiga.

Untuk jarak telinga anggora satu dengan lainnya memang saling berdekatan. Telinganya tidak begitu ditumbuhi bulu lebat atau bulu panjang. Pada kucing anggora asli telinganya nampak sangat jelas.

Mata

Untuk mata ras ini juga terbilang unik. Matanya sedikit miring ke atas serta berbentuk seperti buah almon. Warna mata kucing umumnya ialah kuning, tapi kalau anggora matanya berwarna unik.

Umumnya jenis ini bermata biru ialah tuli (tidak bisa mendengar).  Tapi tak seluruh kucing anggora asli bermata biru.

Bentuk hidung

Seperti layaknya kucing lokal, hidung kucing satu ini nampak mancung. Jika diamati lubang hidungnya bisa telihat saat dilihat dari depan. Sepertinya hidungnya sedikit keatas.

Sehingga lubang hidungnya dapat dilihat dari depan. Melalui hidung ini akan cepat mengetahui perbedaan antara ciri kucing anggora dan persia. Karena kucing persia memiliki hidung pesek.

Ekor

Jenis ini memiliki ekor memanjang. Biasanya anggora akan mengurangi ekornya atau melipat ekor sampai ujung ekornya mendekati kepalanya saat sedang berjalan.

Ekornya juga ditumbuhi bulu lebat dan tebal. Jika diamati bulunya mengembang seperti ekornya musang. Bahkan bulu di ekornya lebih lebat daripada bulu pada tubuhnya.

Kaki

Kucing anggora memiliki kaki cukup panjang. Ukuran bagian kaki tersebut menjadikan anggora nampak tinggi. Apalagi jika dibandingkan dengan diameter badannya yang tidak terlalu panjang dan nampak langsing.

Hal ini yang menjadi pesona dari kucing ini. Karena dengan penampilan seperti itu, binatang ini terihat mirip sekali dengan pragawati.

Usia anggora

usia-anggora

Binatang ini umumnya dapat bertahan hidup hingga umur 12 hingga 18 tahun. Jika pemelihara memperlakukan penanganan maksimal pada kucing ini, tentu saja akan memperoleh kucing dengan daya hidup lebih lama.

Karakter kucing anggora

Jenis ini merupakan kucing sangat aktif, senang bermain, energik (tidak loyo) serta penurut sehingga binatang ini lebih senang berada di dekat manusia atau pemeliharanya untuk berinteraksi (semampunya bermain).

Kucing anggora memang ras cerdas, rasa ingin tahu tinggi, mudah untuk dilatih dan menyesuaikan diri serta ramah.

Anggora sangat membenci dikurung di dalam kandang ataupun di rumah, hewan ini lebih suka bersama pemeliharanya, makanya jangan heran kalau kucing ini selalu nempel dengan pemiliknya.

Lain dari itu anggora juga suka mengawasi suasana lingkungan sekitar, sangat teliti. Karena binatang ini tergolong energik, sehingga suka mencari tempat lebih tinggi dan lebih dikenal berisik.

Harga kucing anggora

Setiap daerah memiliki harga jual untuk binatang jenis ini yang berbeda – beda. Berikut kisaran harga kucing angora :

  • Harga anggora asli

Anggora asli di sini maksudnya yang belum dikawinkan dengan tipe lain. Tipe anggora asli merupakan paling mahal. Biasanya untuk kucing yang baru berusia 3 bulan saja wajib merogoh kocek sebesar 4 hingga 5 juta rupiah, itupun belum divaksin.

Bagi yang hendak langsung memperoleh kucing yang telah divaksin untuk umur 3 bulanan harga yang ditawarkan sudah mencapai 6 hingga 7 juta rupiah. Bila ternyata punya uang lebih, bisa merawat yang telah berumur enam bulanan dengan kisaran harga 9-10 juta rupiah untuk yang belum divaksin dan 12-15 juta sudah dilakukan vaksinasi.

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

  • Angora blesteran persia

Blasteran ini berarti sudah dikerjakan perkawinan silang antara anggora dengan persia. Biasanya harga blasteran ini lebih terjangkau jika dibandingkan dengan yang asli. Saat ini kisaran harga termahal untuk kucing enam bulan blasteran ialah 2,8 juta rupiah, itupun sudah tergolong vaksinasi.

  • Anggora blesteran local

Jenis blasteran ini harga yang ditawarkan paling murah, yakni dengan umur sekitaran 3 bulan bisa diperoleh dengan harga 200k-250k rupiah. Kalau yang telah berusia sekitar enam bulan, harga yang ditawarkan bisa mencapai 600k sampai 700k rupiah.

Perawatan kucing angora

Bagian ini mungkin bagian krusial saat ingin merawat binatang kesayangan sebetulnya untuk perawatan tidak terlalu sulit, tinggal pemilik rajin-rajin saja bersih-bersih kucing tersebut. Mungkin kalau dibandingkan dengan persia, merawat anggora itu lebih simple aja.

Pemilik hanya perlu menyisir bulunya satu minggu sekali, melakukan pembersihan indera pendengarannya jika kotor kurang lebih satu minggu sekali, menjaga kebersihan kandang dan yang paling penting menggosok giginya tiap hari.

Kalau pemelihara sibuk minimal satu minggu sekali tidak apa-apa menggosok giginya daripada tidak melakukannya sama sekali. Bisa juga melakukan pembersihan tubuh anggora memakai lap bersih yang disirami sedikit air selanjutnya disuap-usapkan secara lembut pada tubuh kucing tersebut.

Jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan share ke teman teman anda

Leave a Comment