Ciri dan Habitat Buaya

Ciri dan Habitat Buaya termasuk dalam jenis hewan vertebrata berdarah dingin sehingga membuatnya tinggal di area danau, sungai dan rawa-rawa. Karena tergolong hewan karnivora, membuatnya suka memakan daging dan juga ikan yang mendiami rawa atau danau. Buaya berkembang biak dengan cara bertelur, serta suka berburu di area tempat hewan lain mencari minum dengan cara bersembunyi di dekatnya. Bahkan terdapat banyak laporan yang menyebutkan sering memangsa manusia.

Pergerakan predator satu ini memang tergolong sangat lambat saat berada didarat. Tapi pergerakannya akan berubah saat masuk kedalam air, jika sebelumnya sangat lambat didarat menjadi sangat cepat saat didalam air. Bajul lebih sering berada di dalam air tetapi ada saatnya dia akan berjemur, Hal ini dikarenakan sifat hewan berdarah dingin ialah tidak dapat mengatur suhu dalam tubuhnya. Berikut ini merupakan ciri serta habitat buaya:

  1. Tergolong dalam hewan melata (bergerak menelungkup diatas tanah)
  2. Seluruh tubuh diselimuti kulit bersisik sangat keras.
  3. Ukuran kaki pendek
  4. Sepasang kaki depan dan belakang
  5. Mempunyai ukuran ekor panjang
  6. Bentuk ginjal berbentuk pipih.
  7. Melakukan adapatasi dengan lingkungan untuk mengatur suhu tubuh (hewan berdarah dingin).
  8. Berkembangbiak secara ovipar (bertelur).
  9. Hewan pemakan daging (karnivora)
  10. Menghasilkan telur hingga 6 – 8 butir dalam sekali perkembangbiakan
  11. Dapat bertelur hingga 6-8 butir telur.
  12. Rahang sangat kuat.
  13. Bagian gigi taring sangat tajam.
  14. Terdapat selaput pada bagian hidung dan mata.
  15. Mempunyai sepasang mata.
  16. Bernapas menggunakan paru-paru.
  17. Punya kuku tajam dan panjang
  18. Berwarna hijau tua

Jenis Buaya dan Habitatnya

ciri-ciri-dan-habitat-buaya

Indonesia sangat kaya akan aneka ragam hayati dan hewani, begitu juga dengan jenis buaya yang ada di Indonesia. Banyaknya rawa sebagai habitatnya membuat spesies vertebrata ini dapat semakin berkembang. Berikut ini merupakan beberapa ragam buaya serta habitat terutama yang hidup di Indonesia :

Klasifikasi Buaya muara (Crocodylus porosus)

Crocodylus Porosus atau Buaya muara memiliki ukuran jenis ini terbilang besar, bahkan bisa mencapai 7 sampai 8 meter. Dengan ukuran sebesar itu membuat perkembangan berat tubuhnya bisa mencapai 200 kilogram. Habitat Buaya muara sering ditemukan berada di hulu sungai bahkan bisa mencapai pinggiran laut (air tawar). Karena ukurannya besar serta agresif mampu membuatnya menjadi hewan rawa terganas di Indonesia.

Klasifikasi Buaya Siam

Crocodylus Siamensis atau buaya Siam memiliki ukuran cukup kecil hanya sekitar 2 – 3 meter saja sehingga orang jawa biasa menyebutnya sebagai bajul kodok. Habitat utama jenis ini berada di rawa / sungai mayoritas merupakan perairan tenang. Bajul siam biasa bertelur disaat musim hujan telah tiba, dalam sekali musim bertelur biasanya akan mengeluarkan 20 sampai 80 telur, dan akan menetas setelah 80 hari.

Habitat Buaya Siam adalah Indonesia, khususnya pulau jawa dan kalimantan, ternyata predator ini juga dapat ditemukan di berbagai negara tetangga seperti Malaysia , Kamboja, Vietnam, Thailand.

Klasifikasi Buaya Irian / papua

Crocodylus Novaeguineae atau Buaya Irian / papua mempunyai habitat sesuai dengan namanya yaitu perairan irian. Jika diamati secara fisik sebenarnya jenis ini sangat mirip dengan bajul siam. Perbedaan paling mencolok terdapat pada bagian ukuran tubuh sedikit lebih kecil dan gelap buaya irian. Walaupun ukuran tubuhnya kecil, tapi sisiknya merupakan terbesar diantara jenis lain yang mendiami wilayah Indonesia.

Jika dilakukan pengukuran maka diketahui bahwa rata rata bajul irian / papua jantan mampu mencapai ukuran 3.3 meter. Sedangkan untuk betinanya hanya mampu mencapai ukuran tubuh 2.6 meter. Demikian artikel tentang ciri – ciri dan habitat buaya yang ada di Indonesia. Jika sobat mempunyai pertanyaan silahkan tinggalkan pada kolom komentar yang telah disediakan.

Jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan share ke teman teman anda

Leave a Comment