Ikan Cupang Kurang Agresif

Ikan cupang merupakan jenis ikan hias yang selain mempunyai warna menarik tapi juga sebagai hewan aduan. Namun apakah ikan cupang bisa menjadi kurang agresif dan tidak ganas dengan lawan? Tentu saja bisa, ada banyak hal yang menjadi penyebabnya.

Bahkan tidak jarang juga ikan yang sebelumnya sangat lincah dan giras serta agresif tiba-tiba mendadak lemas atau jereh kalau dalam Bahasa jawa.

Penyebab Ikan Cupang Kurang Agresif

ikan-cupang-ekor-panjang

Ikan cupang biasanya akan ngedok saat bertemu dengan lawannya. Ngedok adalah kondisi di mana ikan terlihat berani dan ingin menyerang lawannya.

Namun pada suatu ketika ikan cupang menjadi pendiam atau kurang agresif karena suatu hal. Berikut adalah beberapa penyebab ikan cupang kurang agresif atau tidak ngedok.

Kualitas Air Kotor

Walaupun terkesan sepele ternyata tingkat intensitas pergantian air juga berpengaruh pada kondisi ikan cupang. Setelah mencoba-coba ternyata jarang mengganti air (lebih dari seminggu) dapat menyebabkan ikan menjadi kurang agresif.

Ikan cupang yang terlalu lama ngedok akan membuat ikan menjadi kelelahan sehingga menjadi trauma untuk ngedok. Jadi sebaiknya untuk membatasi waktu pembukaan sekat mungkin ada baiknya hanya beberapa menit saja untuk setiap harinya agar ikan cupang tetap giras atau agresif.

Sering Memberi Pakan Pelet

Sebenarnya memberi pakan ikan cupang dengan pelet tidak masalah, namun tetap dalam takaran. Untuk menjaga tingkat ke girasan dan tetap agresif, bisa dengan memberi makanan hidup seperti cacing darah atau jentik-jentik nyamuk.

Sering Di Pindahkan Tempat

Semua jenis ikan akan mengalami stres jika sering di pindahkan. Hal ini dikarenakan butuh waktu beradaptasi dengan wadah baru yang membuat ikan menjadi tidak nyaman. Namun hal ini tidak bersifat permanen, setelah satu minggu atau ikan merasa nyaman maka akan menjadi agresif kembali.

Selain itu ikan yang sedang sakit lebih cenderung berdiam diri dan menyendiri. Bahkan beberapa diantara penyakit sulit disembuhkan. Jadi segera amati kondisi sisik berta yang ditakutkan mengalami kondisi sisik nanas atau berjamur.

Cara Mengatasi Ikan Cupang Kurang Agresif

penyebab-ikan-cupang-kurang-agresif

Untuk hal ini sebenarnya sudah terjawab pada penjelasan di atas. Dengan mengetahui penyebab ikan tidak mau ngedok dan mengantisipasinya akan membuat ikan menjadi agresif kembali.

Namun jika dirasa ragu bisa menggunakan cara menempatkan ikan cupang pada tempat gelap selama tiga hari dengan memberi sedikit garam ikan dengan daun ketapang.

Untuk lebih mempercepat pemulihan bisa dengan memberi makan jenis hidup seperti cacing darah, kutu air atau jentik nyamuk.

Penyebab Ikan Cupang Stres

Faktor terbesar penyebab cupang kurang agresif ialah karena terkena berbagai kondisi yang menyebabkannya stress. Ikan cupang yang stres bisa di picu karena kondisi air yang kotor atau pakan yang kurang berkualitas.

Selain itu ikan yang sering kaget dan sekat lupa tertutup dapat meningkatkan resiko cupang terkena stress. Kondisi stres dapat dilihat dari perilaku ikan itu sendiri misalnya selalu berada di atas atau bawah air walaupun di dekatnya diletakkan seekor pejantan lain.

  1. Kurang rutin mengganti air atau menyalahi aturan.
  2. Menggunakan air yang kurang baik dan mengandung banyak bakteri.
  3. Memberi makan ala kadarnya dan kurang bersih.
  4. Pemberian pakan pelet secara berlebih sehingga mengendapdi dasar botol.
  5. Mengalami perubahan suhu secara signifikan.

Cara Mengatasi Ikan Cupang Stres

Untuk cara mengatasinya bisa memilah dari penyebabnya cukup hindari hal-hal yang menjadi penyebabnya. Berikut adalah beberapa cara ampuh mengatasi cupang stres :

  1. Secara rutin mengganti air,
  2. Sebaiknya jangan menggunakan air PDAM, jika terpaksa maka endapkan terlebih dahulu.
  3. Membatasi pemberian palet dan usahakan mengganti dengan pakan jenis hidup.

 

2 thoughts on “Ikan Cupang Kurang Agresif”

  1. Bang saya udah nyoba 3 hari pake kutu air diseling ama cacing sutra garam ikan dan daun ketapang tapi dia tetep gamau ngedok gimana bang

Leave a Comment