Manfaat Konsumsi Udang 4/5 (1)

Udang merupakan salah satu dari kekayaan laut yang banyak terdapat di indonesia. Udang sangat nikmat dimasak dalam beraneka tipe menu kuliner seperti digoreng, dikukus, dibakar maupun dijadikan salad. Selain itu, juga dapat diolah menjadi bahan makanan lain, seperti terasi dan juga kerupuk, yang nikmat dan mempunyai beraneka manfaat bagi tubuh jika dimakan dalam jumlah sesuai.

Selain itu jika dibandingkan dengan makanan laut lain, kandungan merkuri pada udang juga termasuk rendah, sehingga aman dimakan asalkan tidak berlebihan. Meski demikian, ternyata masih tetap saja ada yang acuh terhadap manfaatnya. Banyak orang menghindari konsumsi udang  karena anggapan bahwa hewan satu ini punya beragam kolesterol jahat atau sering disebut LDL.

Manfaat Konsumsi Udang Bagi Kesehatan

Berbagai penelitian memang menunjukan, jika udang punya beragam kolesterol jahat atau LDL yang akan dapat mengganggu kesehatan. Namun selain ada LDL nya, ternyata juga memilki HDL tinggi, HDL ialah kolesterol baik, jadi, di sini kolesterol jahat akan distabili oleh jumlah kolesterol baik yang tinggi pula.

Sebetulnya kolesterol jahat ini dapat disiasati supaya jumlahnya dapat berkurang. Ada beberapa trik dan tips memasak supaya bisa menurunkan konsentrasi LDL. Dalam takaran 3 ons atau kurang lebih 15 hingga 16 udang besar hanya mengandung 19 gram protein, 101 kalori, dan 1,4 gram lemak total.

Dalam dagingnya juga terkandung kalsium, potassium dan juga fosfor merupakan sumber vitamin A dan E yang baik untuk tubuh, Berikut manfaat – manfaat dari mengkonsumsi udang :

1. Membantu Produksi Hormon pada Tubuh

Yodium termasuk dalam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, tetapi cuma dapat diperolehkan dari asupan makanan. Yodium mempunyai peran penting untuk mendukung kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon.

  Manfaat Makan Daging Tokek

Tanpa asupan yodium cukup, akan berisiko mengalami penyakit gondok, ketidaksuburan, penyakit autoimun dan terkena beberapa tipe kanker tertentu. Selain garam, udang termasuk dalam pilihan makanan yang dapat dikonsumsi untuk memperoleh asupan yodium.

2. Pembentukan Sel Dalam Tubuh

Kandungan protein yang terdapat di dalam udang tergolong rendah lemak, protein ini berguna untuk membentuk sel tubuh. Selain itu, asupan protein juga dibutuhkan untuk membangun dan memulihkan jaringan tubuh, serta memproduksi enzim, hormon, dan zat kimia lain dalam tubuh. Karena tubuh tidak mempunyai persediaan protein, maka pemenuhan kebutuhan protein setiap harinya dapat melalui makanan.

Kebutuhan protein tiap orang tidak sama, berdasarkan tipe kelamin dan usia. Remaja pria dan pria dewasa aktif, misalnya, memerlukan sekitar hampir 200 gram protein sehari yang dapat dipenuhi dalam tiga kali makan.

Sedangkan remaja wanita, wanita dewasa aktif, dan sebagian besar pria pada biasanya memerlukan 170 gram protein per hari. Anak-anak, sebagian besar wanita dewasa dan lansia hanya memerlukan protein sejumlah 140 gram setiap harinya.

3. Menjaga Kesehatan Gigi dan Tulang

Di dalam udang juga terdapat kandungan kalsium yang bagus untuk kesehatan gigi dan tulang. Namun, tidak hanya itu saja, kalsium juga masih punya banyak fungsi lain, seperti memengaruhi kinerja otot, hormon, fungsi saraf dan kekuatan pembekuan darah.

Beberapa penelitian bahkan memperlihatkan bahwa kalsium dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi, meredakan sindrom pramenstruasi dan baik untuk mengurangi bobot tubuh.

Orang berumur 9 tahun ke atas membutuhkan asupan kalsium sekitar 1000-1300 miligram per hari, sedangkan remaja wanita berumur 9-18 tahun hanya membutuhkan sekitar 814 miligram saja setiap harinya.

4. Mencegah Penyakit Jantung dan Peradangan

Sama halnya dengan ikan, udang termasuk dalam makanan laut kaya akan asam lemak omega-3 yang bagus untuk kesehatan jantung. Nutrisi tersebut mampu mengurangi risiko sakit jantung dengan menggunakan cara memonitor kadar trigliserida. Selain itu, asam lemak juga berguna untuk menghindarkan radang sendi, depresi, alzheimer, asma serta baik untuk ibu hamil.

  Cara Budidaya Udang Vaname

Udang juga mengandung antioksidan, seperti selenium, yang bisa menghindarkan kerusakan sel dan penuaan dini akibat radikal bebas. Kandungan antioksidan astaxanthin sangat berguna untuk membantu menyembuhkan peradangan.

5. Mencegah Penyakit Kanker

Penyakit bebahaya seperti kanker ternyata dapat dicegah dengan memakan udang. Pada 56 mikrogram di dalam 4 ons udang yang dikonsumsi, terdapat selenium dengan jumlah sesuai untuk memenuhi keperluan mineral selenium di dalam tubuh.

Mineral selenium ini ialah zat antioksidan yang bisa menghindarkan tumbuhnya jaringan-jaringan kanker. Bahkan, beberapa penelitian yang telah dikerjakan membuktikan bahwa kandungan selenium di dalamnya dapat diserap dengan baik oleh tubuh.

6. Meningkatkan Nafsu Makan

Apabila merasakan kurang berselara makan, disarankan untuk memakan udang. Karena punya beragam protein jika dimakan akan membentuk zat bernama peptida. Peptida di dalam tubuh akan merangsang pelepasan hormon yang berkaitan dengan selera makan yakni hormon cholecystokinin (CCK).

Jumlah CCK inilah yang mengatur tingkat selera makan seseorang, dengan adanya peptida, jumlah hormon cck dapat diatur sehingga selera makan akan kembali.

7. Sebagai Obat Anemia

Udang mempunyai jumlah vitamin tinggi dan beraneka.  Di antaranya, mempunyai kandungan vitamin B. Tidak hanya satu tipe vitamin B saja namun ada pula vitamin B tipe lain, vitamin B dalam udang yakni vitamin B6, B12, kolin, niasin dan asam pantotenis.

Kegunaan dari vitamin-vitamin B ini ialah untuk menimbangkan tekanan darah serta dapat menghindarkan terjadinya anemia. Bahkan pasien yang telah diduga terinfeksi penyakit kurang darah ini dapat mengobatinya dengan konsumsi udang yang disesuaikan.

  Manfaat Konsumsi Telur Ayam

Bahaya Konsumsi Udang Berlebihan

Udang termasuk dalam sumber makanan yang mempunyai kandungan sodium cukup tinggi. Mengonsumsinya dengan jumlah banyak sama dengan mengonsumsi sodium dalam jumlah besar yang mana dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi dan osteoporosis.

Selain itu, udang merupakan hasil kekayaan laut yang kerap di ekspor-impor ke beragam wilayah di belahan dunia, sehingga seringkali udang wajib diawetkan dengan memakai bahan-bahan tertentu. Salah satunya ialah 4-heksilresorinol, pengawet ini digunakan untuk menghindarkan perubahan warna pada udang.

4-heksilresorinol ini sebetulnya mengandung zat xenoestrogen yang dipercaya dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita dan juga menurunkan jumlah sperma pada pria. Sedangkan menurut studi yang diterbitkan di environmental health bahwa paparan lingkungan terhadap xenoestrogen terkait dengan bahaya penyakit kanker.

Setiap makanan tidak akan menimbulkan bahaya apabila dikonsumsi sesuai takaran dan tidak berlebihan.

Saran penyajian udang

Untuk saran penyajian supaya bisa memperoleh semua manfaat udang, tips dan triknya cukup sederhana dan dapat dipraktekan sendiri di rumah.

  • Hindari menggoreng udang

Udang akan sangat bagus khasiatnya jika tidak dimasak dengan digoreng, kandungan kolesterol jahat di dalam minyak goreng akan membuat bertambah banyak kolesterol jahat atau LDL pada udang.

  • Lebih baik dikukus

Jadi, jika ingin udang mempunyai jumlah LDL rendah, usahakan untuk memasak dengan mengukusnya. Pengukusan ini jauh lebih sehat dibandingkan jika memasak memakai minyak goreng.

  • Bisa juga dengan dibakar

Alternatif lain jika tidak terlalu menyukai makanan yang dikukus, udang dimasak dengan menggunakan cara dibakar. Memasak dengan menggunakan cara dibakar akan membuat kandungan nutrisinya tetap terjaga, selain itu pecinta kuliner juga tetap dapat menikmati kelezatan dari olahan seafood satu ini.

Mohon Kasih Ulasan

Last Update
Jika merasa postingan ini bermanfaat silahkan share ke teman teman anda

Silahkan Tinggalkan Komentar dan Pertanyaan Di Sini

error: Content is protected !!