Tips Mudah Melatih Murai Batu Agar Rajin Gacor

Tips Mudah Melatih Murai Batu Agar Rajin Gacor – Jenis murai batu merupakan burung yang memilih hutan alam rapat atau hutan sekunder sebagai habitat aslinya. Binatang ini dikenal sebagai territorial dan sangat kuat untuk mempertahankan wilayahnya.

Selain itu hewan ini juga memiliki kicauan sangat bagus sehingga mendapat penghargaan terbaik pada tahun 1947 atas nyanyian indahnya.

Sehingga tidak heran jika jenis ini sangat digemari oleh para pecinta burung kicau. Persebarannya mencakup wilayah Sumatera, Semenanjung Malaysia serta sebagian Pulau Jawa.

Melatih Murai Batu Agar Gacor

melatih-muraibatu-gacor

Warna pada tubuhnya hamper seluruhnya berwarna hitam, kecuali pada bagian bawah badan memiliki warna merah cerah sampai jingga kusam. Pada bagian kepala ada sedikit semburat biru.

Ukuran badannya 14 – 17 cm. Memiliki ekor menjuntai panjang yang akan ditegakkan ketika terkejut atau saat berkicau.

Pada jantan dan betina terlihat perbedaan fisik signifikan. Mb jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar daripada betina. Sedangkan untuk suara, jantan memiliki suara lebih keras serta bervariasi dibanding betina.

Pada dasarnya murai batu sudah memiliki suara indah. Namun suara tersebut tidak bisa selalu dikeluarkan (gacor) secara instan. Perlu adanya latihan, berikut tips melatih murai batu agar gacor :

Lakukan pengembunan

Sebelum di beri mandi, sebisa mungkin untuk melatih murai batu agar gacor terlebih dahulu diembukan atau diangin-anginkan selama kira-kira 30 menit. Biasanya pengembunan dilakukan pada pagi hari sekitar jam 5 pagi.

Kurungan bisa diletakkan pada dahan pohon agar MB bisa memperoleh udara segar untuk meningkatkan pernapasan.

Pengembunan ini sangat perlu dikerjakan agar piaraan bisa merasakan lingkungan seperti tempat aslinya dan keadaan pagi hari memang sangat disenangi untuk berkicau dengan rajin.

Memandikan burung

Tujuan memandikan supaya burung dapat menghindari beraneka macam penyakit dan tetap bersih. Setelah dilakukan penganginan, beri mandilah dengan menggunakan cara disemprot di dalam keramba atau kurungannya langsung.

Sebaiknya jangan terlalu lama diberi mandi dan jangan terlalu keras menyemprotnya supaya tidak menyakiti burung tersebut.

Selain melatih murai batu agar gacor, memberi mandi juga akan menjaga kesehatan bulu sekaligus menghindari virus serta penyakit seperti kutu, tungau dan sebagainya yang dapat berbahaya.

Untuk memberi mandi burung yang bagus, terdapat beberapa tahapan yang wajib dikerjakan yaitu:

  • Beri mandi sekitar jam 7 hingga 8 pagi tetapi jika mendung bisa diberi mandi siang hari.
  • Siapkan semprotan yang diisi air bersih lalu lakukan penyemprotan secara pelan-pelan dengan setelan air seperti embun.
  • Hindari menyemprot dengan kasar karena dapat membuat burung takut dan menyakiti serta merusak bulunya.
  • Semprotkan dari arah atas sebelumnya hingga basah lalu biarkan burung menggaruk bulunya dengan paruh atau didis agar burung nyaman dan menurunkan risiko air masuk ke dalam mata dan hidung.
  • Lanjutkan dengan menyemprot dari atas kepala hingga punggung sampai basah dan lepek lalu bisa di semprot dari depan, samping dan bagian belakang untuk membasahi area dada, ekor serta kaki burung secara merata.
  • Pastikan burung benar benar basah setidaknya memakai 2 botol semprot dengan jarak 1 meter setelan embun.

Cara Budidaya Burung Murai Batu

Penjemuran

penjemuran

Menjemur burung ialah hal yang harus dilakukan setelah diberi mandi. Melatih murai batu agar gacor dengan penjemuran dapat dilakukan selama kira-kira satu jam,  dan jangan lupa untuk menpisahkan piaraan lain saat proses ini berlangsung.

Dalam melatih murai batu rajin berkicau, proses penjemuran perlu dilakukan sebab matahari ialah sumber vitamin D alami sekaligus sebagai cara menghilangkan kuman serta jamur di tubuh dan kurungan burung.

Membersihkan sangkar

Selain melakukan pembersihan badannya, juga wajib melakukan pembersihan tempat tinggalnya. Burung sehat itu berdasarkan dari kebersihkan tempatnya.

Meskipun badannya sudah dibersihkan tapi kurungannya tetap dalam kondisi kurang bersih dapat menimbulkan beraneka macam penyakit yang bahaya bagi kesehatan burung, maka sangat perlu menjaga kebersihkan kurungan.

Untuk melatih murai batu rajin berkicau jangan lupa merubah air minumnya setiap hari secara teratur.

Pemberian pakan

Berilah makanan tepat sewaktunya. Biasanya para kicau mania memberi pakan piaraannya setelah diberi mandi. Pemilik dapat memberi pakan berupa jangkrik dengan kadar sangat pas, misalnya lima ekor jangkrik dalam sekali makan.

Sebaiknya ketika melatih murai batu agar gacor letakkan jangkrik ke dalam tempat makanannya supaya burung mau bergerak setelah diberi mandi. Pemberian pakan ini dapat dilakukan setiap pagi dan sore hari.

Pemberian ekstra fooding

Ada beberapa tipe EF yang diyakini bisa melatih murai batu rajin berkicau, salah satunya seperti jangkrik, kroto, cacing, dan belalang hijau.

Persoalannya, murai batu memiliki selera  tidak selalu sama. Misalnya, ada yang mau makan kroto, namun ada pula yang kurang sangat suka, bahkan tak mau menyantapnya.

Soal porsi pun tidak selalu sama. Ada yang dapat memakan jangkrik dalam jumlah banyak, namun ada pula tidak banyak.

Untuk membuat murai batu supaya cepat berkicau, beberapa penyuka membuat setelan EF yang diadaptasi dengan selera dan kebiasaan burung masing-masing.

Setelan paling jitu cuma didapat jika sudah melakukan beragam percobaan, boleh jadi awalnya berupa trial and error.

Dari beberapa percobaan ini, maka bisa dilihat tipe EF paling disenangi, sekaligus dapat memilih porsi / takaran untuk setiap tipe EF yang akan dikasihkan tiap hari (misalnya jangkrik) atau berapa kali dalam satu minggu (kroto, cacing, belalang hijau).

Jika sudah ketemu setelan EF sesuai, tinggal menerapkannya secara teratur setiap hari untuk melatih murai batu agar gacor.

Gunakan cermin

gunakan-cermin

Pada tahap ini, melatih murai batu agar gacor dengan menguatkan mentalnya. Dengan adanya cermin, MB akan melihat pantulan bayangannya sendiri yang dikira ada burung lain di sekitarnya.

Situasi ini akan memberikan pelatihan mental burung bersuara merdu dengan mengeluarkan nalurinya yang tidak ingin tersaingi. Seperti sebagian besar makhluk hidup akan beradu mempertahankan keberadaannya, umumnya akan ada adu mulut sebelum adu otot terjadi.

Latihan ini memang tidak memiliki tujuan supaya burung langsung berkicau dengan nyanyian indah namun membuat burung berani membuka bunyi.

Meletakkan cermin di sekitar akan membuat burung bakalan terus berkicau. Cermin kecil bisa digantungkan di dinding kurungan namun jika keberadaan cermin membuatnya menjadi marah membabi buta cukup tempelkan dengan cermin besar saja.

Letakkan sangkar di dekat keramaian

Tahap melatihmurai batu agar gacor dengan membuatnya sangat sulit terkejut dan stres. Burung yang tidak terbiasa dengan kegaduhan sangat dipastikan akan terbang kesana kemari.

Letakkan kurungan di teras yang kerap dilalui banyak orang. Lebih baik lagi jika beberapa kurungan diletakkan di tempat sama setidaknya burung akan melihat ada sahabatnya dan merasa nyaman.

Latihan ini sangat perlu sekali karena situasi di tempat perlombaan banyak pengunjung berlalu lalang.

Cara Menjodohkan Burung Murai Batu

Lakukan pemasteran

Ada beberapa tipe burung master sangat baik untuk merangsang murai batu cepat berkicau, terutama yang ukurannya kecil seperti kenari, lovebird, ciblek dan lain-lain.

Ketika ada burung lain gacor maka Mb akan tidak terima dan langsung meladeni kicauan burung ukurannya kecil tersebut, dengan mengeluarkan bunyi terbaiknya dan keras. Ini karena sifat murai batu yang fighter, dan sangat menjaga wilayah teritorialnya.

Cara ini juga cocok untuk memberikan pelatihan murai batu yang mentalnya kurang imbang. Dengan mengetreknya bersama master ukurannya kecil, murai batu yang mentalnya kurang imbang akan selalu merasa mayoritas, dan secara tahap demi tahap akan muncul kepercayaan dirinya.

Lakukan pemasteran selama kurang lebih 15 menit. Sedangkan waktu terbaik dalam melakukan proses ini ialah sekitar pukul 10 pagi sampai 4 sore, karena sewaktu tersebut burung akan cepat untuk menangkap audio masteran yang diberikan.

Memperdengarkan mp3 master

Jika mental burung sudah imbang, sangat sulit panik, langkah kemudian ialah memberikan latihan supaya berkicau lebih merdu dan mampu mengeluarkan bunyi bervariasi.

Caranya ialah memutarkan bunyi mp3 burung setipe yang memiliki bunyi merdu atau telah memenangkan suatu perlombaan. Burung jinak belum pasti memiliki mental bagus sedangkan burung sedikit liar belum pasti memiliki mental tidak baik.

Lakukan pemasteran dengan jeda 5 menit suara dan 5 menit diam serta suara yang dijadikan pemasteran dipilih yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu banyak variasi.

Untuk tahap awal, pilih 1 suara dulu seperti contohnya suara jangkrik. Lakukan ini sejumlah 3 kali sehari selama 1 jam bisa pagi, siang dan malam.

Sesudah 1 minggu, maka bunyi bisa diberikan dengan menggunakan cara tetap memutar bunyi pertama lalu tambahlah dengan tipe bunyi ketiga agar burung tidak meninggalkan bunyi lama yang telah dipelajari.

Caranya ialah memutar bunyi pertama selama 5 menit dan lanjutkan bunyi kedua selama 5 menit dan begitupun kemudian.

Lakukan pelatihan secara rutin

Latihan rutin dan teratur diperlukan untuk mempertahankan keadaan burung agar selalu fit. Untuk menjaga keadaan fit tentu memberikan perawatan bagus, dan konsisten, serta vitalitasnya.

Jika burung tidak dalam situasi fit, cukup dibawa saja ke sana untuk digantang di luar arena yang terpenting terbiasa dengan kegaduhan orang.

Jangan pernah mengikutkan burung dalam latihan dengan banyak lawan dan penonton kalau kondisi fisik tidak beneran siap bukannya burung bebas demam panggung yang diperoleh namun burung drop mental yang dibawa pulang.

Leave a Comment