Mengenal Hewan Mollusca

Jenis ini merupakan binatang triploblastik selomata bertubuh lunak. Ke dalamnya tergolong semua binatang lunak dengan maupun tanpa cangkang, seperti beraneka tipe siput, kiton, kerang-kerangan, serta cumi-cumi dan kerabatnya.

Binatang mollusca dapat hidup di laut, air tawar, payau, dan darat. Dari palung benua di laut sampai pegunungan tinggi, bahkan mudah saja diperoleh di dekat rumah.

Ciri – ciri, Klasifikasi Serta Sistem Organ Tubuh Pada Hewan Mollusca

Tubuhnya meliputi “kaki” muskular, dengan kepala berkembang bermacam-macam berdasarkan kelasnya. Kaki digunakan dalam mengikuti keadaan untuk bertahan di substrat, menggali dan membor substrat, berenang atau melakukan pergerakan.

Ukuran dan bentuk badan moluska sangat bervariasi. Misalnya, siput memiliki panjang hanya beberapa milimeter dengan bentuk lingkaran telur. Namun, ada pula cumi-cumi raksasa dengan bentuk torpedo bersayap yang panjangnya lebih dari 18m.

Mollusca sendiri bisa dikelompokkan menjadi binatang yang tidak mempunyai tulang belakang (binatang invertebrata). Selain itu bentuk badannya yang kerap terlihat ialah bertubuh lunak.

Oleh karena itu tergolong katergori binatang invertebrata. Selain mempunyai tubuh lunak, binatang mollusca mempunyai beberapa ciri lain. Berikut beberapa ciri binatang mollusca lainnya sebagai berikut.

Habitatnya di air tawar, laut serta darat

Binatang mollusca dapat secara gampang dijumpai pada air tawar, laut dan darat. Tenaganya bertahan di beberapa tempat ini menjadikan binatang ini mempunyai sifat kosmopolit.

Komposit ialah tenaga binatang yang penyebarannya sangat luas. Dengan demikian binatang mollusca dapat secara gampang diperoleh.

Mempunyai cangkok

Cangkok pada binatang mollusca dapat disebut sebagai cangkang. Adapun fungsi cangkang pada binatang ini ialah untuk melindungi tubuh seandainya terjadi ancaman dari lingkungan dan dapat memberikan bentuk pada binatang mollusca. Cangkangnya dibuat dari zat kapur.

Tubuh berbentuk triploblastik selomata dan simetri bilateral

Triploblastik selomata ialah lapisan pada tubuh binatang. Arti dari bentuk tubuh triploblastik pada mollusca ialah adanya 3 (tiga) lapisan yakni lapisan luar, lapisan tengah dan lapisan dalam pada tubuh bagian depan binatang selomata.

Kemudian seandainya tubuh binatang selomata dibagi menjadi 2 (dua) maka bagian yang sama ialah bagian sisi kiri dan kanan. Seandainya memotongnya mulai dari mulut sampai anus.

Berkembang biak dengan cara bertelur dan tubuhnya berlendir

Pada binatang mollusca pembuahan terjadi secara internal. Pembuahan internal artinya calon individu baru berada di dalam tubuh induknya. Beberapa binatang mollusca mempunyai kelamin ganda dan ada yang mempunyai kelamin terpisah.

Tubuh binatang mollusca berlendir karena dipengaruhi oleh banyaknya kelenjar.

System organnya lengkap

Binatang jenis ini sudah mempunyai sistem organ lengkap. Beberapa sistem yang dimilikinya ialah saluran pencernaan, sistem sirkulasi darah, jalur pernapasan, sistem ekskresi, sistem saraf, sistem otot dan sistem reproduksi.

Memiliki tiga bagian tubuh

Binatang mollusca memili 3 (tiga) anggota tubuh yakni kaki, massa viseral dan mantel.

  • Kaki, merupakan penjuluran anggota tubuh yang meliputi jaringan otot. Kaki hewan ini berfungsi untuk bergerak, merayap, atau menggali. Sebagian tipe lain kaki digantikan dengan tentakel yang fungsinya untuk menangkap mangsa.
  • Massa visceral, yakni anggota tubuh lunak tempat terdapatnya organ-organ tubuh. Massa diselubungi oleh jaringan tebal yang disebut dengan mantel.
  • Mantel, merupakan bagian yang menyelubungi dan melindungi massa viseral. Di bagian ini terdapat rongga cairan yang merupakan tempat lubang insang, anus dan cairan hasil ekskresi. Mantel bisa mensekresikan komponen yang membentuk cangkang.

Klasifikasi hewan mollusca

Binatang mollusca dapat dibedakan menjadi beberapa kelas pembagian terstruktur mengenai binatang mollusca. Perbedaan kelas ini dipengaruhi atas dasar keistimewaan kaki pada tubuhnya.

Fungsi kaki pada binatang mollusca ialah untuk sebagai alat gerak dan menangkap mangsanya. Berikut ini penjelasan klasifikasi kelas binatang mollusca secara singkat.

Polyplacophora

Kelas ini termasuk dalam filum mollusca dengan bentuk badan lingkaran telur dan simetris bilateral. Pada bagian mulut berada di kepala atau anterior. Pada bagian yang tidak dapat berkembang dengan baik yaitu anus berada pada bagian posterior.

Hewan pada kelas ini tidak mempunyai mata serta tentakel. Pada bagian kaki berbentuk pipih serta mempunyai radula contohnya yaitu chiton sp.

Scaphodopa

Kelas ini merupakan filum mollusca yang bisa hidup di air laut serta di daerah pantai dengan struktur berlumpur. Kelompok ini mempunyai cangkang tajam. Contoh pada mollusca ialah dentalium vulgare.

Gastropoda

Pada kelas ini merupakan kelompok mollusca yang terdiri dari tipe siput bercangkang maupun siput telanjang. Binatang ini merupakan kelompok  yang berjalan dengan memakai perutnya.

Pelecypoda

Pada kelas filum mollusca ini merupakan kelas dari tipe kerang-kerangan yaitu kerang, remis, lokan, simpin, dan lain – lain. Terdapat beberapa tipe penjabaran mollusca kerang akan menciptakan mutiara.

Cephalopoda

Binatang ini merupakan kelas dengan filum mollusca yang di bagian dalamnya mencangkup bermacam-macam binatang lunak berupa cumi-cumi, sotong, gurita, dan lain – lain. Binatang pada kelas ini mempunyai tentakel di sekitar kepalanya. Di bagian tungkai yaitu kaki dan bagian lengan mempunyai fungsi sebagai alat gerak.

System organ tubuh mollusca

System organ tubuh pada binatang ini tergolong lengkap. Berikut penjelasannya :

System peredaran darah

Sistem sirkulasi darah mollusca adalah sebuah sistem sirkulasi darah terbuka, kecuali pada kelas cephalopoda. Arti sistem sirkulasi darah terbuka yakni darah mengalir dari rongga terbuka pada tubuh dan tidak ada arteri atau vena utamanya yang dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga tekanan darahnya lambat dan juga organ tergenang oleh darah.

Sistem sirkulasi darahnya meliputi jantung dan pembuluh darah, jantung meliputi satu atau dua atrium dan satu ventrikel.

System pencernaan

Sistem pencernaan mollusca meliputi mulut, esofagus, lambung, usus dan anus. Pada tipe mollusca tertentu, di bagian mulutnya terdapat organ seperti rahang dan pengecap bergerigi yang dapat bergerak ke depan dan belakang.

System saraf

Untuk sistem saraf pada binatang jenis ini biasanya meliputi cincin saraf.  Cincin tersebut mengelilingi esofagus dan serabut saraf lain dengan menyebar dari cincin tersebut untuk mempersarafi beragam organ.

System ekskresi

Sistem ekskresi mollusca yakni berupa nefridia yang mempunyai peran mirip dengan ginjal, nefridia juga mengeluarkan sisa metabolisme dalam bentuk cairan.

System respirasi

Sistem respirasi mollusca ini tidak sama, bila binatang hidup di air maka yang mempunyai peran yakni insang, sedangkan hidup di darat melalui paru-paru tetapi juga dapat dialami melalui pertukaran udara dengan menggunakan terdapat di mantel, sistem ini berfungsi mirip dengan paru-paru.

Contoh hewan mollusca

Untuk mengetahui golongan dari binatang mollusca, berikut contoh dari hewan jenis mollusca :

Bekicot

Pada bekicot merupakan kelompok gastropoda dengan rumah berbentuk spesial. Pada bagian perut berfungsi sebagai kaki untuk merayap. Hewan ini juga mempunyai tentakel dan mata. Hewan tersebut dapat hidup di lumut air tawar maupun di darat. Kelamin pada bekicot terpisah atau  disebut dengan hermafrodit.

Cumi – cumi

Cumi-cumi merupakan contoh binatang yang mempunyai kepala masih terlihat jelas dengan dilengkapi tentakel. Bagian tentakel  mengelilingi mata besarnya. Pada setengah kakinya terdapat corong terbuka pada ruang mantel sesampai terbentuk sistem organ  rumit.

Kerang darah

Hewan ini merupakan tipe kerang yang hidup di daerah teluk pasifik, serta dapat secara gampang diperoleh tinggal di bebatuan. Kerang darah merupakan kerang yang dinilai termudah untuk diperoleh di pasaran.

Daging pada kerang ini berwarna oranye dan abu. Bagian tubuh binatang ini memiliki cangkang putih dengan warna kecoklatan dan bergaris. Kerang ini dianjurkan untuk penderita darah rendah.

Kerang hijau

Merupakan kerang dengan warna cangkang hijau. Cangkang khas dari kerang ini berbentuk pipih dan memanjang. Pada bagian cangkang lembut tanpa garis.

Kerang ini juga mempunyai nama lokal yang tidak sama, misalnya di daerah jakarta dikenal dengan sebutan kerang kijing, di daerah  riau dikenal dengan sebutan kemudi kapal dan di daerah banten disebut dengan kedaung.

Apakah Artikel Ini Berguna ?

Tekan pada gambar bintang

Rata rata penilaian / 5. Jumlah vote :

Terima sudah memberi ulasan terbaik

Share ke media sosial untuk berbagi informasi

Last Update

Leave a Comment

error: Content is protected !!